Kamis, 09 Mei 2024

DURASI LAMA KHUTBAH JUM'AT

BERAPA LAMA KHUTBAH JUM'AT MENURUT RASULULLAH



Perintah Shalat Jum'at QS. Al-Jum'ah Ayat 9

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ - ٩ 

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui


Khutbah Jum’at bukan sekedar syarat sahnya suatu shalat rukun Shalat Jum’at saja, akan tetapi lebih dari itu, menjadi peranan penting bagi umat Islam. Ringkasnya, khutbah Jum’at mengandung urgensi besar dalam Islam, karena memuat bacaan ayat-ayat al-Qur`ân, dan hadits-hadits Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bimbingan, pengarahan yang bermanfaat dan nasehat yang baik serta alat pengingat terhadap sunnatullâh. Oleh karena itu, seorang khatîb dan jama`ah shalat Jum'ah harus memberikan perhatian pada isi kandungan khutbah yang disampaikan.

Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjelaskan perkara-perkara penting dan mendasar dalam agama. Persoalan-persoalan yang menjadi titik perhatian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mencakup dasar-dasar keimanan, pujian-pujian bagi Allah Azza wa Jalla , perintah bertaqwa kepada Allah swt.  Mengingatkan akan nikmat-nikmat Allah Azza dan siksa-Nya, perintah untuk mengingat-bersyukur, sebab-sebab kemurkaan Allah, faktor-faktor yang mendatangkan keridhaan Allah, penjelasan mengenai syurga dan neraka, hal-hal yang Allah sediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, dan hal-hal yang Allah Azza wa Jalla sediakan bagi musuh-Nya dan pelaku maksiat, serta pembelajaran ajaran-ajaran Islam. Inilah tema-tema yang mengisi khutbah-khutbah Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Tema-tema yang sangat penting dan dibutuhkan seorang Muslim untuk memperkaya hati dan jiwanya dan memperindah kualitas hubungan dan ketaatannya kepada Rabbnya Azza wa Jalla . Dengan begitu diharapkan kalbu pendengar akan tercurahi keimanan dan tauhid serta ma’rifatullâh dan sunnatullâh.

Durasi (lama) Khotbah


عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)


Artinya: Dari Ammar Ibnu Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya shalat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah shalat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik  (Muslim dan Ahmad].

Syekh Abu Tayyib Syamsul Haq al-Azhim berkata: 


حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ كُنْتُ أُصَلِّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَكَانَتْ صَلاَتُهُ قَصْدًا وَخُطْبَتُهُ قَصْدًا. (رواه أحمد ومسلم والترمذي والنسائي وابن ماجه)

Dari Jabir bin Samurah ia berkata; Saya pernah shalat (Jumat) bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, shalat beliau sedang dan khutbahnya juga sedang (tidak terlalu panjang atau terlalu pendek).

 وخطبته قصدا :القصد في الشيء هو الاقتصاد فيه وترك التطويل وإنما كانت صلاته صلى الله عليه واله وسلم وخطبته كذلك لئلا يمل الناس  والحديث فيه مشروعية إقصار  الخطبة ولا خلاف في ذلك

Maksudnya khutbah sedang adalah seimbang saat khutbah dan tidak memanjangkan khutbah. Shalat dan khutbah Nabi dilakukan dalam durasi sedang, agar manusia tidak bosan. Hadits ini menganjurkan meringkas khutbah, dan tidak ada perbedaan pendapat dalam hal tersebut.


Dengan demikian durasi khutbah ideal adalah yang “sedengan”, seimbang. Bila dikonversikan dalam sebuah ukuran, maka durasi khutbah Jumat yang ideal adalah 7-10 menit. Tujuannya agar jamaah Jumat tidak merasa bosan dan jenuh. Terlebih di antara para jamaah Jumat diisi karyawan, pegawai, mahasiswa, dosen yang notabene akan bekerja kembali selepas ibadah Jumat. 

Bacaan Surat/Ayat


عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَفِي الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ قَالَ وَإِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ يَقْرَأُ بِهِمَا أَيْضًا فِي الّصَلاَتَيْنِ (رواه مسلم والترمذى والنسائى وأبو داود وأحمد)

Artinya: Dari an-Numan Ibnu Basyir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Adalah Rasulullah saw dalam shalat dua hari raya dan shalat Jumat membaca sabbihisma rabbikal-ala dan hal ataka haditsul-ghasyiyah. An-Numan berkata lagi: apabila shalat hari raya dan shalat Jumat jatuh pada hari yang sama, beliau juga membaca kedua surat itu dalam kedua shalat dimaksud [HR Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasai, Abu Dawud dan ahmad].

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ الم تَنْزِيلُ وَ هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ وَفِي صَلاَةِ الْجُمُعَةِ بِسُورَةِ الْجُمُعَةِ

Artinya: Dari Ibnu Abbas (diriwayatkan) bahwa Rasulullah saw pada hari Jumat dalam shalat subuh membaca Aliflammim. Tanzilu … dann Hal ata alal-insani; dan dalam shalat Jumat membaca surat al-Jumuah dan surat al-Munafiqun [HR Muslim, an-Nasai, dan Ahmad].
وَالْمُنَافِقِينَ (رواه مسلم والنسائى وأحمد)

Kesimpulan:

Shalat Jum'at adalah ibadah wajib, berdasar Surat Al-jumu'ah ayat 9 yakni tinggalkan jual beli, semua pekerjaan baik sebagi karyawan/pegawai atau usaha sendiri tak terkecuali tinggal itu semua kerjakan shalat Jumu'ah. Dan bila sudah selesai melaksanakan shalat Jumu'ah  silakan bertebaranlah kembali dalam pekerjaan mencari nafkah, berniaga ataukah menjadi karyawan.

Rasulullah Muhammad saw dalam berkhotbah dan sholat sedang-sedang aja tidak panjang dan tidak panjang. Beliau memanjangkan bacaan shalatnya dan mempersingkat khutbahnya (lebih pendek) dari bacaan suratan. 

Surat Al-qur'an yang sering dibaca oleh Rasulullah saw Surat Al-a'la (tsabiits) dan Al-ghosiyah (hal ataka) dan juga surat al-Jumu'ah dan surat munafiqun. 

Dapatlah diperkirakan lama khutbah  Rasulullah saw,  tidak lebih lama (panjang) dari pada shalatnya dengan membaca surat Al-A'la dan Al-ghosiyah.   Tidak kurang dari 15 menit dengan asumsi shalat dimulai takbiratutul ikhram sampai salam dengan bacaan surat al-a'la dan al-ghosiyah, al-jumu'ah dan munaifiqun.

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com